Tutorial Forex Lengkap (Bag 1)

23 Maret 2008 Tinggalkan komentar

Langkah Pertama: Persiapkan sarana dan fisik.

1. Persiapkan komputer Anda .

Di Rumah: Cari lokasi yang nyaman
Apakah Anda akan bermain Valas menggunakan komputer rumah? jika demikian maka harus dipersiapkan tempat yang nyaman untuk penempatan komputer Anda, gunakan meja komputer dengan ketinggian yang baku dan siapkan kursi tempat duduk Anda yang empuk dan nyaman, kalau bisa gunakan meja dan kursi dengan desain ergonomis, kalau perlu lokasi komputer dijauhkan dari tempat yang ramai di rumah, bisa di dalam kamar tidur, atau lebih baik di ruangan khusus tersendiri, ini sekedar saran kalaupun Anda belum bisa menyediakan kondisi ideal tersebut maka keadaan di rumah Anda saat ini juga bisa digunakan.

Di Kantor: Periksa peraturan kantor
Jika Anda akan bermain Valas di kantor anda, maka yang paling utama adalah harus diyakinkan bahwa peraturan kantor memperbolehkan untuk melaksanakan aktifitas bisnis selain tugas Anda sehari-hari menggunakan komputer kantor. Tanyakan pada atasan Anda dan juga pada staf bagian komputer (EDP/IT) apakah komputer dan akses internet kantor boleh digunakan untuk aktifitas bermain Valas anda? Jika pun peraturan tidak mengijinkan maka Anda bisa mnggunakan Laptop milik Anda sendiri dan jika tidak boleh menggunakan hubungan LAN kantor untuk akses internet maka bisa menggunakan akses internet nirkabel (wireless) yang banyak ditawarkan di pasaran saat ini.

2. Persiapkan koneksi internet anda.

Internet harus stabil
Dalam bermain Valas dibutuhkan koneksi internet yang stabil dan cepat, meskipun demikian internet dengan sistem dial-up menggunakan jalur telepon biasa juga sudah mencukupi, cari penyedia jasa Internet dial-up yang biayanya relatif lebih terjangkau bagi anda, bandingkan antara satu dengan yang lainnya, internet instan juga bisa digunakan meskipun kadangkala koneksinya sering tidak stabil pada jam-jam sibuk, lebih baik lagi jika dilingkungan tempat tinggal Anda tersedia akses internet dengan sistem wireless broadband, dengan biaya bulanan terjangkau untuk akses tak terbatas 24 jam.
Rekomendasi saya: Big-Net, CBN, Centrin, Wimode.

Hitung pengeluaran dan pemasukan
Perhitungkan biaya pengeluaran untuk akses internet, sebab dalam bermain Valas kadangkala sampai lupa waktu duduk berjam-jam di depan komputer untuk mengamati pergerakan grafik mata uang. Jangan sampai pengeluaran untuk akses internet lebih besar daripada hasil yang Anda peroleh dari bermain Valas, mungkin untuk diawal masa belajar akan banyak keluar biaya dulu sebelum hasil trading Anda bisa menguntungkan.

3. Persiapkan fisik dan mental anda.

Badan harus sehat
Untuk bermain Valas dibutuhkan ketahanan fisik dan mental yang prima, badan Anda harus dalam keadaan sehat sehingga tidak mengganggu konsentrasi Anda bermain Valas, jika dirasa tidak sehat segeralah beristirahat, jaga kesehatan dan jangan bermain Valas hingga larut malam.

Harus siap menerima kerugian
Sebetulnya yang penting adalah persiapan mental anda, bermain Valas tidak menghasilkan keuntungan yang banyak dalam waktu singkat, Valas bukan bisnis dengan skema cepat kaya, jangan bernafsu untuk cepat memperoleh uang dengan mengalokasikan dana Anda dalam jumlah besar, jangan serakah dalam mengambil keuntungan, dan persiapkan mental Anda untuk menerima kerugian. Dalam bermain Valas tidak selamanya Anda akan untung terus, ada saatnya Anda akan mengalami kerugian, karena itu bermainlah dalam batas yang masih dapat Anda terima jika mengalami kerugian, biarkan hasilnya sedikit karena lama-kelamaan akan menjadi banyak, dan yang paling penting jangan gunakan uang belanja bulanan Anda untuk bermain Valas, gunakan hanya uang sisa gaji Anda yang tidak mengganggu keuangan keluarga.

Valas tidak sama dengan HYIP (High Yield Investment Program)
Jika sebelumnya di internet Anda sering melakukan bisnis HYIP (Autosurf, PTC, PTR, dsb), maka harus diketahui bahwa bermain Valas tidak sama dengan bermain HYIP, jika di HYIP uang Anda dikelola oleh orang lain dan Anda hanya tinggal menerima hasilnya, sedangkan di Valas andalah yang mengelola uang anda, segala resiko untung atau rugi adalah Anda yang tanggung sendiri, untuk bisa sukses di Valas Anda harus mau belajar dan berlatih setiap hari, baca semua artikel, e-book dan website tentang Valas yang ada banyak di internet, cari saja pakai Google Search.

Jangan mudah menyerah
Mungkin selama masa pembelajaran Anda akan mengalami banyak kerugian, bahkan rugi dalam jumlah yang besar. Tetapi itulah proses menuju sukses, alami dulu pahitnya kekalahan, alami rasa kesal dan sebal sebelum bisa merasakan senangnya rasa keuntungan dan kesuksesan. Oleh karena itu untuk saat ini Anda sebaiknya tidak menggunakan uang sungguhan dulu dalam bermain Valas, gunakan uang virtual sampai Anda mahir, setelah itu alokasikan dana Anda sedikit dulu, dan lihat bagaimana uang Anda berkembang dan bertambah banyak, baru setelah keuntungan Anda lebih banyak dari kerugian maka bolehlah mengalokasikan uang Anda sebanyak-banyaknya.

4. Perluas pergaulan anda

Gunakan fasilitas chatting Marketiva
Di Marketiva ada fasilitas chatting yang bisa Anda gunakan untuk mengobrol dengan sesama trader Valas, jangan sungkan dan ragu untuk bergabung, sebab banyak rekan-rekan sesama trader yang siap membantu anda, mulai dari pemula sampai profesional Anda disini, dan mereka tidak pelit dalam membagi ilmunya, serap ilmu mereka dan siapa tahu dengan hanya bergaul disini Anda bisa menjadi trader profesionial yang handal, dan Andalah yang nanti akan menjadi sumber bertanya oleh para pemula. Cara menggunakan fasilitas chatting Marketiva ada di dalam situs saya ini, silakan baca keseluruhan halaman tutorial ini.

Gunakan Yahoo Messenger
Yahoo Messenger atau sering disingkat YM adalah perangkat lunak berkirim pesan yang paling sering digunakan di internet, begitu juga oleh para trader Valas, dengan Yahoo Messenger Anda bisa ngobrol secara pribadi dan secara bersama (conference) dengan trader lain dan bisa berbagi ilmu dengan bebas. Dengan Yahoo Messenger Anda bisa menyimpan nama seseorang dan bisa tahu kapan saatnya orang itu sedang online. Klik disini untuk mengunduh perangkat lunak ini: http://messenger.yahoo.com

Download Juga Tutorial Forex Lengkap Bagian 2-9 di http://www.box.net/shared/94nc5nfac0

Nabi Muhammad Dalam Kitab-Kitab (Bag 1)

23 Maret 2008 Tinggalkan komentar

    NABI MUHAMMAD DALAM KITAB ORANG HINDU

    Kalau pembicaraan-pembicaraan  kita  tadi,  hanya  tersimpul
    dalam Taurat Musa, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, maka
    khusus mengenai Muhammad ini, terpaksa  kami,  akan  membuka
    buku-buku  suci yang lainnya pula, seperti kitab Weda, kitab
    suci ummat Hindu yang usianya  sudah  2.500  tahun  lamanya,
    sejak  lahirnya Sang Sidharta Gautama (623 - 543 SM), bahkan
    mungkin lebih lama lagi. (Hindu usianya lebih  tua  daripada
    Budha,  sedangkan  Sidharta  Gautama  adalah  pembawa  agama
    Budha). Didalam kitab Weda konon ada tertulis: "Hai sekalian
    manusia,   dengarkanlah   berita   penting  ini.  Nanti  aku
    bangunkan seorang laki laki yang terpuji diantara  manusia."
    Laki-laki  terpuji  dalam bahasa Arab disebutkan "Muhammad."
    Meskipun tafsiran ini mungkin benar, tetapi saya kira  belum
    ada  kekuatan  sama sekali, sebab dalam masa 2.500 tahun itu
    telahl banyak bermunculan laki-laki terpuji dan  orang-orang
    gagah   seperti  Selon,  Zarahudza,  Socrates,  Aristoteles,
    Iskandar Zulkarnain, Yesus,  Darius  yang  Agung,  Napoleon,
    Hitler  dan  masih  seribu  nama lagi barangkali. Untuk kita
    mengetahui , "laki-laki terpuji yang mana yang dimaksudkan,"
    maka  baiklah  kini  kita baca dalam kitab Beha Pesiyaporana
    (kitab Hindu) yang bunyinya:

    "Pada masa itu datanglah seorang laki-laki dari  tanah  Arab
    namanya   Akhmad   bergelarkan   Muhammad,   dan   dia  akan
    mendapatkan penolong-penolong.  Hai  orang-orang  Arab,  hai
    tuan-tuan   seluruh   alam   ini,  kepada  engkaulah  taqdis
    (penghormatan)Ku yang suci. Hai orang-orang yang  mengadakan
    beberapa  jalan  yang  banyak  untuk  membinasakan  sekalian
    syaithan, dan dunia ini, kepada engkaulah taqdisKu."

    Suatu keterangan berharga, yang sayangnya tetap tersembunyi,
    sebab  adanya  peraturan  kasta-kasta,  dimana  yang  berhak
    membaca Weda hanyalah kaum  Brahmana  saja,  sedangkan  bagi
    orang diluar Brahmana, sangat tabu, apalagi bagi kasta Paria
    dan  Sudra,  bila  saja  membaca  Weda   atau   mendengarkan
    ayat-ayatnya  sekalipun,  dapatlah  ia dihukum mati. Mereka,
    kaum   Brahmana   kuatir,    kalau-kalau    kasta    lainnya
    diperbolehkan  membaca Weda, akan jatuhlah martabat dirinya,
    bahkan mungkin akan pula terbuka  beberapa  ajaran-ajarannya
    yang  salah, sama seperti juga mengapa ummat Katolik sampai,
    dewasa  ini  belum  "mempunyai  Injil-injil  yang  lengkap,"
    selain daripada hanya katekesmus dan Jubilate belaka.
 

MENGAPA SAYA MASUK AGAMA ISLAM dan MENGAPA SAYA MENGAKUI MUHAMMAD SEBAGAI RASUL ALLAH S.W.T. oleh: ZULKARNAIN (Eddy Crayn Hendrik) Penerbit: C.V. "RAMADHANI" - Semarang Penyiar: "AB. SITTI SYAMSIYAH" - Sala
Kategori:Islam Tag:, ,

Ayah Juga Lupa

16 Januari 2008 Tinggalkan komentar

Tulisan ini di buat oleh seseorang di tengah kesadarannya bahwa perlakuan yang kasar tidak menghasilkan apa-apa selain bahaya dan hal negatif yang mungkin timbul dimasa yang akan datang. Di buat oleh seorang ayah yang akhirnya tersadar akan sebuah kesalahan yang telah di perbuat tanpa disadarinya. Tulisan yang mengingatkan nurani kita untuk lebih terbuka dan berusaha memahami orang lain, bukan menonjolkan ke-ego-an kita. Tulisan yang terinspirasi oleh senyum tulus seorang anak, senyum sebagai balasan atas perlakuan kasar, senyum khas syurga yang dimiliki oleh setiap anak-anak di belahan bumi manapun. Senyum yang mungkin juga kita miliki manakala tidak ada dendam dan cacat di hati kita.

 

Sebuah artikel tentang pengakuan tulus seorang ayah yang telah menginspirasi jutaan orang untuk mempelajari untuk berlaku bijak dan adil dalam bersikap. Sebuah pesan yang mungkin kita juga ingin menyampaikan ketelinga anak-anak kita disaat mereka terlelap. Pesan yang mungkin tidak akan mereka fahami, tapi akan menjadi panduan kita dalam bersikap tidak hanya kepada mereka tapi juga orang lain.

 

 

Ayah Juga Lupa

(W. Livingstone Larned)

Dengar, Nak: Ayah mengatakan ini pada saat Kau terbaring tidur, sebelah tangan kecil merayap dibawah pipimu dan rambutmu yang keriting pirang lengket pada dahimu yang lembab. Ayah menyelinap masuk seorang diri ke kamarmu. Baru beberapa menit yang lalu, ketika Ayah sedang membaca koran di perpustakaan, satu sapuan sesal yang amat dalam menerpa. Dengan perasaan bersalah Ayah datang menghampiri pembaringanmu.

Ada hal-hal yang Ayah fikirkan, Nak: Ayah selama ini bersikap kasar padamu. Ayah membentakmu ketika Kau sedang berpakaian hendak pergi ke sekolah karena Kau Cuma menyeka mukamu sekilas dengan handuk. Lalu Ayah lihat Kau tidak membersihkan sepatumu. Ayah berteriak marah tatkala Kau melempar beberapa barangmu ke lantai.

Saat makan pagi Ayah juga menemukan kesalahan. Kau meludahkan makananmu. Kau menelan terburu-buru makananmu. Kau meletakkan sikumu diatas meja. Kau mengoleskan mentega terlalu tebal di rotimu. Dan begitu Kau baru mulai bermain dan Ayah berangkat mengejar kereta api, Kau berpaling dan melambaikan tangan dan berseru ”Selamat jalan Ayah!” dan Ayah mengerutkan dahi, lalu menjawab, ”Tegakkan bahumu!”

Kemudian semua itu berulang lagi pada sore hari. Begitu Ayah muncul dari jalan, Ayah segera mengamatimu dengan cermat, memandangmu hingga lutut, memandangmu yang sedag bermain kelereng. Ada lubang-lubang pada Kaus kakimu. Ayah menghinamu di depan kawan-kawanmu, lalu menggiringmu untuk pulang kerumah. Kaus kaki mahal – dan kalau Kau yang harus membelinya, Kau akan lebih berhati-hati! Bayangkan itu, Nak, itu keluar dari fikiran seorang Ayah!

Apakah Kau ingat, nantinya, ketika Ayah sedang membaca di ruang perpustakaan, bagaimana Kau datang dengan perasaan takut dan dengan rasa terluka dalam matamu? Ketika Ayah terus memandang koran, tidak sabar dengan gangguanmu, Kau jadi ragu-ragu di depan pintu. ”Kau mau apa?” semprot Ayah.

Kau tidak berkata sepatahpun, melainkan berlari melintas dan melompat kearah Ayah, Kau melemparkan tanganmu melingkari leher saya dan mencium Ayah, tangan-tanganmu yang kecil semakin erat memeluk dengan hangat, kehangatan yang Tuhan telah tetapkan untuk mekar di hatimu dan yang bahkan pengabaian sekali pun tidak akan mampu melemahkannya. Dan kemudian Kau pergi, bergegas menaiki tangga.

Nak, Nak, sesat setelah itu koran jatuh dari tangan Ayah, dan suatu rasa takut yang menyakitkan menerpa Ayah. Kebiasaan apa yang Ayah sudah lakukan? Kebiasaan dalam menemukan kesalahan, dalam mencerca – ini adalah hadiah Ayah untukmu sebagai seorang anak lelaki. Bukan berarti Ayah tidak mencintaimu; Ayah lakukan semua ini karena Ayah berharap terlalu banyak dari masa muda. Ayah sedang mengukurmu dengan kayu pengukur dari tahun-tahun Ayah sendiri.

Dan sebenarnya begitu banyak hal yang baik dan benar dalam sifatmu. Hati mungil milikmu sama besarnya dengan fajar yang memayungi bukit-bukit luas. Semua ini Kau tunjukkan dengan sikap spontanmu saat Kau masuk dan mencium Ayah sambil mengucapkan selamat tidur. Tidak ada lagi masalah lagi malam ini, Nak, Ayah sudah datang ke tepi pembaringanmu dalam kegelapan, dan Ayah sudah berlutut disana, dengan rasa malu!

Ini adalah sebuah rasa tobat yang lemah; Ayah tahu Kau tidak akan mengerti hal-hal seperti ini kalau Ayah sampaikan padamu saat Kau terjaga. Tapi esok hari Ayah akan menjadi Ayah yang sejati! Ayah akan bersahabat karib denganmu, dan ikut menderita bila Kau menderita, dan tertawa bila Kau tertawa. Ayah akan menggigit lidah Ayah kalau kata-kata ridak sabar keluar dari mulut Ayah. Ayah akan terus mengucapkan kata ini seolah-olah sebuah ritual: ”Dia Cuma seorang anak kecil – anak lelaki kecil!

Ayah khawatir sudah membayangkanmu sebagai seorang lelaki. Namun, saat Ayah memandangmu sekarang, Nak, meringkuk berbaring dan letih dalam tempat tidurmu, Ayah lihat bahwa Kau masih seorang bayi. Kemarin Kau masih dalan gendongan ibumu, kepalamu berada di bahu ibumu. Ayah sudah meminta terlalu banyak, sungguh terlalu banyak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Namamu Dalam Bahasa Jepang

5 Januari 2008 19 komentar

Bila anda ingin ikut mencoba mengetahui seperti apa nama anda dalam bahasa jepang silakan kunjungi link:

http://www.rumandmonkey.com/widgets/toys/namegen/969/

atau : images1.jpg

http://www.rumandmonkey.com/widgets/toys/namegen/721/

images21.jpg

Pilih jenis kelaminnya dulu, male or female >masukkan kata (nama lengkap) yg ingin dialih bahasakan> klik koreha nihongo> atau onamae wa?> selesai. Lihat hasilnya. Cari juga nama teman-temanmu, lucu bukan?

Nama yang saya masukkan adalah Taslim Alkandariyah, hasilnya = Takashi Akira

Takashi = Tall bridge = Jembatan Yang Tinggi

Akira = Bright= Terang, Cerdas

Selain itu rumandmonkey juga menyediakan name generator lainnya lho. Silakan kunjungi mana yang anda suka!

Your real japanese name generator!
The Original Japanese Name Generator by Shu
WHAT YOUR NAME MEANS
Harry Potter Name Generator
The Very British Name Generator
The “If Your Name Was An Emo Song… Generator Thingy”
Dragon Name Generator
The Silly White Guy Who Thinks He Is Actually A Black Gangsta’ Rapper But Is Actually Trippin’ Since He Is A White Fo’.
What your friends would really like to call you.
The Third Grade Insult Generator
The Damned Hippie Name Generator
Reveal Your Ridden Harry-Pottery Patronus
What’s Your Fairy Name? by badasstronaut
The fluffy kitten name generator
The “totally gay nickname Carl would give you” Name Generator
The Ethnic Stud Name Generator

(http://benbego.wordpress.com/2007/10/29/japanese-name-generator/)

Heboh : Video Sex Pejabat Malaysia

3 Januari 2008 1 komentar

Wah wah wah, ternyata bukan hanya pejabat Indonesia saja yang suka melakukan kelakuan tak senonoh alias seronok – kata orang Malaysia -. Pejabat Malaysia pun juga demikian. Bahkan tak tanggung-tanggung yang melakukannya adalah seorang pejabat tinggi di pemerintahan, seorang Menteri.

Video (berformat DVD) adegan mesum yang berdurasi 56 dan 44 menit itu diakui sendiri oleh pelakunya Menteri Kesehatan Malaysia, Chua Soi Lek.

”Memang benar, lelaki dalam video itu saya dan gadis itu adalah teman dekat saya,” katanya dalam jumpa pers di kediamannya di Johor. (KR).

Chua yang masih berstatus menikah itu berkeras ia tak membuat DVD itu, yang oleh Star (Koran Lokal Malaysia) di sebut sebagai hasil rekaman kamera tersembunyi di kamar hotel.

Skandal seks ini mempermalukan pemerintah Malaysia yang akan menggelar pemilu pada bulan Maret mendatang. Namun Chua mengatakan tidak akan mundur dari kabinet maupun partai.

Chua adalah wakil ketua Malaysian Chinese Association (MCA) partai kedua terbesar dalam koalisi Barisan Nasional. Dan merupakan salah satu politisi Malaysia yang bintangnya paling cepat melejit dalam karier politik

Atas Skandal ini, Chua meminta maaf kepada PM Abdullah Ahmad Badawi, seluruh pemimpin partai dan pendukungnya.

”Bagi saya pelaku yang membuat video ini tidak penting. Yang terpenting adalah keluarga saya, istri dan anak-anak memaafkan saya” Jelas mantan Dokter ini.

Gimana sih cara download video dari Youtube.com?

28 Desember 2007 14 komentar

Kata orang susah-susah gampang. susah karena belum tahu, gampang kalau udah tahu. banyak jalan menuju ke Roma, banyak cara mendownload Youtube. salah satu caranya adalah sebagai berikut :

1. Bukah http://www.youtube.com

2. Cari Video yang anda inginkan dimenu search (ketikkan judul video, Misal: munajat cinta). catatan : bisa juga dengan mengetikkan penyanyinya, atau tema video yang kita inginkan misalnya : Dewa/love)

3. Selanjutnya akan muncul list video yang anda inginkan, klik salah satu.

4. video akan di tampilkan dan langsung di mainkan di dalam youtube (anda dapat menikmatinya langsung, tapi tergantung dari kecepatan koneksi jaringan anda, kalau lambat biasanya akan tersendat-sendat)

5. Nah, sekarang perhatikan kotak browser anda. di sana akan ada link url yang dapat anda gunakan untuk mendownload video.

cth: http://www.youtube.com/watch?v=EhvMfwVG_1U

6. Blok semua tulisan itu lalu Copy

7. Langkah selanjutnya adalah mem Paste link url video tadi pada situs yang melayani download video dari Youtube (anda dapat mencarinya di search engine). salah satu situs yang menyediakannya adalah www.techcrunch.com. pada menu Enter YouTube URL masukkan link url video anda dengan mempastenya.

8. klik tombol get video

9. Secara otomatis akan muncul kotak konfirmasi download dan anda tinggal mengklik OK dan download pun akan di mulai (tunggu sampai download komplit)

10. Setelah komplit apakah anda sudah dapat memainkannya? belum. sebab bisanya video ini berformat FLV maka anda harus punya playernya yaitu FLV player atau yang paling sering digunakan adalah VLC Media Player .

11. Installah VLC Media Player anda dan segera nikmati video hasil downloadan anda sendiri.

Selamat mencoba, susah-susah gampang bukan? imagesku.jpg

Jadi Pengusaha Tak Harus Pintar

28 Desember 2007 14 komentar

Profile Purdi E. Chandra, SE.,MBA. Pendiri Primagama

Lewat Bimbingan Belajar Primagama, Purdi berhasil menjadi pengusaha sukses. Untuk meraih impiannya Purdi berhenti kuliah. Akhirnya ia berhasil juga mendapatkan gelar dari lembaga pendidikan yang dibentuknya sendiri.

Sosok Purdi E. Chandra (45) kini dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) Primagama yang didirikannya bahkan masuk ke Museum Rekor Indonesia (MURI) lantaran memiliki 181 cabang di 96 kota besar di Indonesia dengan 100 ribu siswa tiap tahun. Apa resep suksesnya sehingga Primagama kini menjadi sebuah holding company yang membawahi lebih dari 20 anak perusahaan? Purdi membeberkannya dalam wawancaranya dengan Ummi.

Lego motor, berhenti kuliah
Bukan suatu kebetulan jika pengusaha sukses identik dengan kenekatan mereka untuk berhenti sekolah atau kuliah. Seorang pengusaha sukses tidak ditentukan gelar sama sekali. Inilah yang dipercaya Purdi ketika baru membangun usahanya.

Kuliah di 4 jurusan yang berbeda, Psikologi, Elektro, Sastra Inggris dan Farmasi di Universitas Gajah Mada (UGM) dan IKIP Yogya membuktikan kecemerlangan otak Purdi. Hanya saja ia merasa tidak mendapatkan apa-apa dengan pola kuliah yang menurutnya membosankan. Ia yakin, gagal meraih gelar sarjana bukan berarti gagal meraih cita-cita. Purdi muda yang penuh cita-cita dan idealisme ini pun nekad meninggalkan bangku kuliah dan mulai serius untuk berbisnis.
Sejak saat itu pria kelahiran Punggur, Lampung Tengah ini mulai menajamkan intuisi bisnisnya. Dia melihat tingginya antusiasme siswa SMA yang ingin masuk perguruan tinggi negeri yang punya nama, seperti UGM.

Bagaimana jika mereka dibantu untuk memecahkan soal-soal ujian masuk perguruan tinggi, pikirnya waktu itu. Purdi lalu mendapatkan ide untuk mendirikan bimbingan belajar yang diberi nama, Primagama.

Saya mulai usaha sejak tahun 1982. Mungkin karena nggak selesai kuliah itu yang memotivasi saya menjadi pengusaha, kisah Purdi. Lalu, dengan modal hasil melego motornya seharga 300 ribu rupiah, ia mendirikan Bimbel Primagama dengan menyewa tempat kecil dan disekat menjadi dua. Muridnya hanya 2 orang. Itu pun tetangga. Biaya les cuma 50 ribu untuk dua bulan. Kalau tidak ada les maka uangnya bisa dikembalikan.

Segala upaya dilakukan Purdi untuk membangun usahanya. Dua tahu setelah itu nama Primagama mulai dikenal. Muridnya bertambah banyak. Setelah sukses, banyak yang meniru nama Primagama. Purdi pun berinovasi untuk meningkatkan mutu lembaga pendidikannya ini.

Sebenarnya yang bikin Primagama maju itu setelah ada program jaminan diri, ungkapnya soal rahasia sukses mengembangkan Bimbel Primagama. Kalau ikut Primagama pasti diterima di Universitas Negeri. Kalau nggak uang kembali. Nah, supaya diterima murid-murid yang pinter kita angkat jadi pengajar. Karena yang ngebimbing pinter, ya 90% bisa lulus ujian masuk perguruan tinggi negeri, lanjutnya.

Mengembangkan sistem waralaba
Karena reputasinya Bimbel Primagama makin dikenal di Kota Pelajar, Yogya. Purdi tak cepat berpuas diri. Ia ingin mengembangkan cabang Primagama di kota lain. Mulailah cabang-cabang Primagama bermunculan di Bandung, Jakarta dan kota besar lain di Indonesia.

Purdi juga berinovasi mengembangkan sistem franchise atau waralaba (pemberian hak pada seseorang dalam penggunaan merek untuk menjalankan usaha dalam kurun waktu tertentu). Di Pekanbaru, Sampit ( Kalimantan Tengah) dan Tangerang telah dibuka cabang dengan sistem ini. Menurutnya sistem ini sangat tepat untuk dikembangkan sebab usaha bisa berkembang tanpa harus menyiapkan dana sendiri.

Sistem ini lebih menguntungkan untuk mengembangkan usaha kita daripada cara yang lainnya. Selain tak perlu merogoh kocek untuk investasi lagi ternyata keuntungan sebagai pemilik merek cukup besar. Yang jelas orang lain membayar merek dan royalti tiap bulannya pada kita, jelas ayah dari Fesha dan Zidan ini.

Purdi yakin merek lokal bisa berkembang dengan sistem ini dan bukan terbatas pada produk makanan saja. Jika merek lokal bisa masuk bisnis waralaba bukan tidak mungkin akan menjadi produk ini bisa jadi produk global seperti McDonald. Namun ia menyayangkan di Indonesia belum ada lembaga yang menyiapkan sistem waralaba mulai dari persiapan awal hingga jadi.

Pengusaha yang berani
Keberanian adalah salah modal wirausaha. Purdi menyatakan seorang wirausaha harus berani mimpi, berani mencoba, berani merantau, berani gagal dan berani sukses. Lima hal ini adalah hasil dari pengalamannya selama ini.

Sejak dini Purdi sudah dididik berjiwa usaha. Di bangku SMP ia sudah beternak ayam dan bebek, kemudian menjual telurnya ke pasar. Purdi bermimpi kelak ia akan menjadi pengusaha sukses.

Berani mimpi menurut Purdi adalah cetak biru dari sebuah visi ke depan seorang wirausaha. Mimpi itu akan mensugesti seseorang untuk berhasil dan mengerahkan semua kemampuannya untuk mencapai visinya. Mimpi ini pula akan memotivasi bawahannya dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis.
Orang yang memiliki mimpi besar dicontohkan Purdi adalah Bill Gates yang bermimpi kelak di semua rumah di dunia akan memiliki computer. Atau juga Michael Dell yang bermimpi mengalahkan perusahaan komputer raksasa IBM. Mereka ini menurut Purdi orang yang yakin mimpinya akan jadi kenyataan dengan kerja keras.
Orang itu tidak pernah gagal, hanya saja dia berhenti mencoba, tukas pria yang mendapatkan gelar dari lembaga pendidikan yang dibentuknya sendiri. Purdi mengingatkan jika seorang ingin berhasil dalam bisnis harus berani mencoba. Situasi sulit justru membuat seorang wirausaha semakin tertantang.

Soal merantau, Purdi muda sudah berani meninggalkan kota kelahirannya dan mencoba mandiri dengan bersekolah di salah satu SMA di Yogyakarta. Ibunya, Siti Wasingah dan ayahnya, Mujiyono, merestui keinginan kuat anaknya untuk mandiri. Dengan merantau Purdi merasa tidak tergantung dan bisa melihat berbagai kelemahan yang dia miliki. Pelan-pelan berbagai kelemahan itu diperbaiki oleh Purdi. Hasilnya, Ia mengaku semakin percaya diri dan tahan banting dalam setiap langkah dalam bisnisnya.

Gagal dan berhasil ada dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Namun, bagaimana menyikapi sebuah kegagalan itu yang penting. Baginya, pengalaman gagal dapat dipergunakan untuk menemukan kekuatan baru agar bisa meraih kesuksesan kembali.

Mungkin saja kegagalan itu datang untuk memuliakan hati kita, membersihkan pikiran kita, memperluas wawasan kita, membersihkan pikiran kita dari keangkuhan dan kepicikan, serta untuk lebih mendekatkan diri kita pada Tuhan, kata pria yang mengaku pernah 10 kali gagal saat membuat restoran Padang.

BODOL, BOTOL dan BOBOL
Purdi mengaku punya resep manjur bagi yang ingin berwirausaha, yaitu BODOL, BOTOL dan BOBOL. Mungkin masih kedengaran aneh di telinga, namun ia meyakinkan bahwa resep ini berguna bagi yang merasa ragu-ragu dan terlalu banyak perhitungan dalam berusaha yang malah menghambat rencana mereka untuk berwirausaha.

Jika orang bingung ketika memulai bisnis karena tak punya modal, menurut Purdi gunakan saja resep BODOL yaitu Berani, Optimis, Duit, Orang Lain. Dalam bisnis diperlukan keberanian dan rasa optimis. Jika tidak punya uang tidak ada salahnya pinjam duit orang lain. Pasti ada orang yang mau membiayai bisnis yang akan kita jalankan jika memang prospektif.

Kalau kita punya duit dan modal tapi tidak ahli di bidang bisnis, gunakan jurus BOTOL, tukas Purdi. Berani, Optimis, Tenaga, Orang Lain. Jika kita punya modal, kenapa tidak kita serahkan pada yang ahli di bidangnya sehingga bisnis tetap berjalan. Pendeknya kita tak harus menggunakan tenaga sendiri untuk menjalankan bisnis.

Resep terakhir adalah jurus BOBOL. yaitu Berani, Optimis, Bisnis, Orang, Lain. Ini dikeluarkan jika ide bisnis pun tak ada maka kita bisa meniru bisnis orang lain tambah Purdi. Ibaratnya, bisnis adalah seperti masuk ke kamar mandi yaitu dengan tidak banyak berpikir. Jika di kamar mandi airnya kurang hangat, semua bisa diatur hingga sesuai dengan keinginan kita.

Enterpreuner University, kuliah tanpa gelar
Semua orang bisa jadi wirausahawan, ucap suami Triningsih Kusuma Astuti ini yakin. Memang yang paling baik ditanamkan pendidikan enterpreuner ini sejak kanak-kanak di dalam keluarga. Sebab, anak akan merekan semuanya dalam memorinya dan selanjutnya akan menjadi pola pikir dan cara perilaku anak di masa depannya. Namun, itu bukanlah hal-hal penentu keberhasilan. Begitu pula dengan faktor usia, kaya-miskin, jenius atau tidak, juga gelar formal, kata pria yang juga menjadi dosen tamu di beberapa universitas ini.

Untuk menjadi pengusaha tak perlu pintar dan memiliki embel-embel gelar. Sebab jika terlalu pintar justru malah akan berhitung dan melihat banyak resiko yang harus dihadapi sehingga nyalinya malah ciut. Bayangkan anda kuliah Magister Manajemen (MM) di UI anda harus bayar 50 juta. Selesai kuliah mungkin anda merasa tidak punya uang, katanya lagi.

Keprihatinannya terhadap iklim bisnis di Indonesia menyebabkan Purdi harus melakukan sesuatu. Tampilah ia sebagai bagian dari politisi yang manggung di Senayan sampai tahun ini. Keinginannya adalah merubah pola pendidikan saat ini yang berorientasi menjadi pekerja bukan pengusaha. Seharusnya, menurut pria yang pernah menjadi ketua Himpunan Penguasaha Muda Indonesia (HIPMI) cabang Yogya ini, ada alternatif lain dalam sistem pendidikan kita. Paling tidak anak-anak diajarkan untuk berwira usaha. Sayangnya idenya tidak mendapat tanggapan.

Saya merasa adanya universitas untuk mencetak pengusaha baru itu penting. Kalau perlu universitas ini tidak perlu menggunakan aturan formal, tanpa status,tanpa akreditasi, tanpa dosen, tanpa ijazah dan tanpa gelar. Wisudanya pun dilakukan saat mahasiswa benar-benar membuka usaha, ujar pria yang menerima Enterprise 50 dari Anderson Consulting dan Majalah Swa ini serius.

Idenya ini diwujudkan dengan membentuk Enterpreuner University (EU). Dengan dibimbing langsung oleh Purdi, EU kini telah memiliki 37 angkatan. Di sana tak ada nilai, ijazah maupun gelar. Menurut Purdi masyarakatlah yang berhak menilai pengusaha itu memiliki kredibilitas atau tidak, sukses atau tidak. Hal ini berbeda dengan pendidikan yang memberlakukan ujian tapi tidak membolehkan siswanya mencontek.

Dalam dunia riil bisnis, yang namanya bertanya sah-sah saja. Menyontek usaha orang lain juga boleh saja. Meniru kiat sukses pengusaha lain juga silahkan. Nggak ada yang melarang, Purdi beralasan.

Di EU yang hanya memakan waktu 6 bulan dan kuliah seminggu 2 kali ini, Purdi mengkonsentrasikan pendidikannya pada pengembangan kecerdasan emosional, spiritual, mempertajam kreativitas dan intuisi bisnis mahasiswanya. Materinya pun seputar nilai-nilai kewirausahaan seperti pantang menyerah, kreatif dan inovatif, semangat tinggi, berani dan jeli melihat peluang usaha. Purdi yakin kelak EU akan mencetak pengusaha-pengusaha baru yang akan menggiatkan iklim investasi di Indonesia.

(http://www.ummigroup.co.id/cetak.php?id=29)